Malang – Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang sukses menyelenggarakan Seminar Nasional Pendidikan Ekonomi yang mengusung tema krusial, yakni “Menjawab Tantangan Artificial Intelligence, Ketimpangan, dan Keberlanjutan”. Kegiatan seminar nasional ini berlangsung dengan lancar pada pada Rabu (13/5/2026). Kegiatan berlangsung di Aula Gedung D7 FEB UM menghadirkan narasumber Dr. Candra Dewi S.Kom, M.Sc dari Universitas Brawijaya dan Rizza Megasari, S.Pd., M.Pd., Ph. D dari Universitas Negeri Malang yang disambut antusias oleh para peserta yang ingin memperdalam wawasan terkait Tantangan Artificial Intelligence, Ketimpangan, dan Keberlanjutan.
Acara ini dibuka secara resmi oleh Dekan FEB UM, Ibu Dr. Heny Kusdianti, S.Pd., MM kegiatan ini dirancang untuk membekali civitas akademika agar lebih adaptif dalam menghadapi era disrupsi teknologi. “AI itu adalah untuk membantu kita mempermudah pekerjaan kita, tetapi bukan untuk membuat kita terlena dan mengurangi kemampuan berpikir kita, jadi kita harus memanfaatkan AI secara bijaksana” tuturnya.
Pemilihan tema pada tahun ini diangkat sebagai respons kritis atas fenomena global saat ini. Pesatnya perkembangan Artificial Intelligence tidak hanya menjanjikan efisiensi industri, tetapi juga membawa risiko melebarnya jurang ketimpangan sosial-ekonomi antara pihak yang menguasai teknologi dan pihak yang tertinggal. Oleh karena itu, isu keberlanjutan disorot agar inovasi teknologi dapat berdampingan dengan kesejahteraan yang merata.
“Perkembangan Artificial Intelligence harus dikelola dan diadaptasi dengan bijak agar dapat menjadi solusi inklusif dalam memecahkan ketimpangan sosial-ekonomi,” tegas narasumber saat memaparkan materi di hadapan para peserta seminar. Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir gagasan-gagasan kritis dari para akademisi untuk menjawab tantangan ekonomi di era digital yang semakin kompleks khususnya Artificial Intelligence.
Pewarta: Kamillaeni Jamillah – Tim Humas FEB Universitas Negeri Malang