{"id":9799,"date":"2019-09-06T16:09:19","date_gmt":"2019-09-06T09:09:19","guid":{"rendered":"http:\/\/fe.um.ac.id\/?p=9799"},"modified":"2019-09-06T16:18:08","modified_gmt":"2019-09-06T09:18:08","slug":"diperkenalkan-melalui-seminar-nasional-manajemen-dan-pendidikan-bisnis","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/2019\/09\/06\/diperkenalkan-melalui-seminar-nasional-manajemen-dan-pendidikan-bisnis\/","title":{"rendered":"FE UM Perkenalkan Era Baru Society 5.0"},"content":{"rendered":"\n<p>MALANGBERITA \u2013 Sebagai upaya melakukan updating informasi dan skill yang dimiliki mahasiswanya agar kompetensinya sesuai dengan realita yang ada saat lulus nantinya, Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Malang (UM) terus melakukan berbagai terobosan. Salah satunya adalah yang dilaksanakan oleh jurusan Manajemen FE UM yang menggelar Seminar Nasional Manajemen dan Pendidikan Bisnis (SNMPB) untuk yang pertamakalinya pahi hari ini, Kamis (05\/09).  \u201cIni memang pertamakali kami laksanakan dan rencananya akan kami laksanakan setiap tahun secara reguler,\u201d jelas Ketua Panitia SNMPB 2019, Rachmad Hidayat.  Menurut Rachmad, seminar nasional jurusan Manajemen UM kali ini diikuti cukup banyak peserta yang datang dari berbagai daerah di Indonesia. <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/fe.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/IMG20190905104648_compress30-1-1024x471.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9800\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>\u201cSalah satu daya tariknya adalah tema Seminar yang mengangkat tema menyongsong era Society 5.0, padahal saat ini saja masih revolusi industri 4.0,\u201d ungkap Rachmad. Ditemui terpisah, Dekan Fakultas Ekonomi UM, Cipto Wardoyo mengungkapkan bahwa seminar nasional (SNMPB) tersebut lebih bersifat memperkenalkan tentang era Society 5.0 meskipun saat ini era Revolusi Industro 4.0 juga masih belum mencapai puncaknya. \u201cTapi di negara yang lain ternyata sudah mulai beralih ke era Society 5.0 sehingga kami juga mulai memperkenalkan agar nanti saat terjadi pergeseran era tidak akan ketinggalan lagi,\u201d ungkap Cipto Wardoyo.  <\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-image\"><img decoding=\"async\" src=\"http:\/\/fe.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2019\/09\/IMG20190905110542_compress57-1-1024x471.jpg\" alt=\"\" class=\"wp-image-9801\"\/><\/figure>\n\n\n\n<p>Dekan FE UM yang ramah ini menyampaikan bahwa revolusi industri 4.0 telah sangat mempengaruhi sendi-sendi kehidupan sehingga mahasiswa dan para pendidik juga harus terus&nbsp;<em>update<\/em>&nbsp;tentang perubahan atau perkembangan yang ada. \u201cSetidaknya dengan mengetahui ini sejak awal maka bisa mempersiapkan diri agar tidak tertinggal jauh saat benar-benar terjadi. Dengan perubahan yang sangat cepat terjadi, kita semua tidak bisa memprediksikan apa yang bakal terjadi lima hingga sepuluh tahun ke depan. Oleh karenanya kita berusaha mempersiapkan diri,\u201d pungkas Cipto Wardoyo. (<strong>SO<\/strong>) Source : <a href=\"https:\/\/www.malangberita.com\/fe-um-perkenalkan-era-baru-society-5-0\/\">Malang Berita<\/a> &amp; <a href=\"http:\/\/adadimalang.com\/2019\/09\/05\/jurusan-manajemen-universitas-negeri-malang-perkenalkan-era-society-5-0\/\">Ada Di Malang<\/a><\/p>\n\n\n\n<figure class=\"wp-block-embed-youtube wp-block-embed is-type-video is-provider-youtube wp-embed-aspect-16-9 wp-has-aspect-ratio\"><div class=\"wp-block-embed__wrapper\">\n<iframe loading=\"lazy\" title=\"Manajemen UM Perkenalkan Society 5.0\" width=\"1080\" height=\"608\" src=\"https:\/\/www.youtube.com\/embed\/gt_BwohFtMQ?feature=oembed\"  allow=\"accelerometer; autoplay; clipboard-write; encrypted-media; gyroscope; picture-in-picture; web-share\" allowfullscreen><\/iframe>\n<\/div><\/figure>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>MALANGBERITA \u2013 Sebagai upaya melakukan updating informasi dan skill yang dimiliki mahasiswanya agar kompetensinya sesuai dengan realita yang ada saat lulus nantinya, Fakultas Ekonomi (FE) Universitas Negeri Malang (UM) terus [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":112,"featured_media":9800,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[9,1,106,107],"tags":[],"class_list":["post-9799","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-arsip","category-kegiatan","category-kegiatan-dosen","category-kegiatan-mahasiswa"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9799","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/112"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=9799"}],"version-history":[{"count":5,"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9799\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":9810,"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/9799\/revisions\/9810"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/9800"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=9799"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=9799"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=9799"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}