{"id":20287,"date":"2026-09-20T20:55:21","date_gmt":"2026-09-20T13:55:21","guid":{"rendered":"https:\/\/feb.um.ac.id\/?p=20287"},"modified":"2026-09-20T21:01:04","modified_gmt":"2026-09-20T14:01:04","slug":"mewujudkan-asta-cita-tim-um-kembangkan-tepung-tempe-dan-produk-bakery-pastry-berbasis-smart-packaging-berkelanjutan","status":"publish","type":"post","link":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/2026\/09\/20\/mewujudkan-asta-cita-tim-um-kembangkan-tepung-tempe-dan-produk-bakery-pastry-berbasis-smart-packaging-berkelanjutan\/","title":{"rendered":"Mewujudkan Asta Cita, Tim UM Kembangkan Tepung Tempe dan Produk Bakery-Pastry Berbasis Smart Packaging Berkelanjutan"},"content":{"rendered":"<p class=\"isSelectedEnd\"><strong>Malang, 14 April 2026<\/strong> \u2013 Universitas Negeri Malang (UM) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat mendorong hilirisasi tempe lokal melalui pengembangan tepung tempe dan diversifikasi produk <em>bakery<\/em> dan <em>pastry<\/em> berbasis <em>smart packaging<\/em> berkelanjutan. Program bertajuk <strong>\u201cMewujudkan Asta Cita: Hilirisasi Tempe Lokal melalui Pengembangan Tepung Tempe dan Produk <\/strong><em><strong>Bakery<\/strong><\/em><strong> dan <\/strong><em><strong>Pastry<\/strong><\/em><strong> Inovatif Berbasis <\/strong><em><strong>Smart Packaging<\/strong><\/em><strong> Berkelanjutan\u201d<\/strong> tersebut dilaksanakan bersama UMKM Keripik Tempe Rohani di Jalan Tumenggung Suryo No. 90, Kota Malang.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-20288 aligncenter\" src=\"https:\/\/feb.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/TATAS-5-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" \/><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Kegiatan yang berlangsung sejak 14 April hingga 24 Desember 2026 ini dipimpin oleh <strong>Prof. Ani Wilujeng Suryani, Ph.D., CA<\/strong> dengan melibatkan <strong>Arzendy Berlian Sabrina, S.Pd., M.Par., Tatas Ridho Nugroho, S.Pd., M.Pd., M.Ak., serta mahasiswa Fortunata Fatria dan Gracia Natali Adonia<\/strong>. Program melibatkan pimpinan mitra, tenaga kerja produksi, gudang, dan toko sebagai penerima manfaat langsung.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Program ini dirancang untuk meningkatkan nilai tambah tempe lokal melalui pengembangan tepung tempe sebagai bahan baku <em>intermediate<\/em>, sekaligus menghasilkan produk turunan berupa <em>bakery<\/em> dan <em>pastry<\/em>. Pendekatan tersebut diintegrasikan dengan peningkatan efisiensi proses produksi, pengendalian mutu, penyusunan standar operasional prosedur (SOP), serta pengembangan sistem pengemasan yang lebih informatif dan berkelanjutan.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Dalam pelaksanaannya, mitra mendapatkan pelatihan dan pendampingan penggunaan berbagai peralatan produksi, seperti <em>dehydrator<\/em>, <em>grinder<\/em>, <em>mixer<\/em>, <em>proofer<\/em>, dan oven. Pendampingan juga mencakup formulasi produk berbasis tepung tempe, penerapan <em>quality control<\/em>, serta penggunaan <em>smart packaging<\/em> yang dilengkapi indikator kesegaran dan <strong>QR code<\/strong> untuk mendukung penyampaian informasi dan keterlacakan produk.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Hasil pelaksanaan menunjukkan adanya peningkatan kapasitas produksi tepung tempe dari sekitar <strong>5 kg menjadi 10 kg per hari<\/strong>. Di sisi lain, waktu proses produksi dapat ditekan dari sekitar <strong>8 jam menjadi 6 jam per batch<\/strong>. Pendugaan umur simpan produk juga meningkat dari <strong>60 hari menjadi 95 hari<\/strong>, sementara tingkat keberdayaan mitra meningkat dari skor <strong>2,44 menjadi 4,00<\/strong>.<\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Ketua tim pelaksana, <strong>Prof. Ani Wilujeng Suryani, Ph.D., CA<\/strong>, menyampaikan bahwa hilirisasi tempe merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan nilai ekonomi pangan lokal melalui inovasi dan penguatan kapasitas UMKM.<\/p>\n<blockquote>\n<p class=\"isSelectedEnd\">\u201cMelalui hilirisasi tempe lokal, kami berharap mitra tidak hanya memiliki kapasitas produksi yang lebih baik, tetapi juga mampu menghasilkan produk inovatif dengan nilai tambah dan daya saing yang lebih tinggi.\u201d<\/p>\n<\/blockquote>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Program ini memberikan kontribusi terhadap <strong>SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi)<\/strong> melalui peningkatan kapasitas dan pengembangan usaha UMKM, <strong>SDG 9 (Industri, Inovasi, dan Infrastruktur)<\/strong> melalui penerapan teknologi dan inovasi pengolahan pangan, serta <strong>SDG 12 (Konsumsi dan Produksi yang Bertanggung Jawab)<\/strong> melalui efisiensi proses produksi, penguatan pengendalian mutu, dan penerapan <em>smart packaging<\/em> berkelanjutan.<\/p>\n<p><img loading=\"lazy\" decoding=\"async\" class=\"size-medium wp-image-20291 aligncenter\" src=\"https:\/\/feb.um.ac.id\/wp-content\/uploads\/2026\/09\/TATAS-2-300x225.jpg\" alt=\"\" width=\"300\" height=\"225\" \/><\/p>\n<p class=\"isSelectedEnd\">Ke depan, program diarahkan untuk terus memperkuat kemandirian mitra dalam pengoperasian teknologi, penerapan SOP dan pengendalian mutu, pengembangan varian produk, serta perluasan pemasaran. Inovasi tepung tempe dan produk turunannya diharapkan dapat menjadi lini usaha berkelanjutan sekaligus membuka peluang pengembangan model serupa bagi UMKM pangan lainnya. Melalui kegiatan ini, UM tidak hanya mendorong penerapan inovasi berbasis teknologi, tetapi juga memperkuat keterhubungan antara perguruan tinggi, UMKM, dan pengembangan ekonomi lokal. Hilirisasi tempe diharapkan menjadi bagian dari upaya menciptakan produk pangan yang inovatif, bernilai tambah, dan mendukung praktik produksi yang lebih berkelanjutan.<\/p>\n","protected":false},"excerpt":{"rendered":"<p>Malang, 14 April 2026 \u2013 Universitas Negeri Malang (UM) melalui kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat mendorong hilirisasi tempe lokal melalui pengembangan tepung tempe dan diversifikasi produk bakery dan pastry berbasis smart [&hellip;]<\/p>\n","protected":false},"author":122,"featured_media":20289,"comment_status":"closed","ping_status":"closed","sticky":false,"template":"","format":"standard","meta":{"_et_pb_use_builder":"","_et_pb_old_content":"","_et_gb_content_width":"","footnotes":""},"categories":[4,1,304],"tags":[339,341,342],"class_list":["post-20287","post","type-post","status-publish","format-standard","has-post-thumbnail","hentry","category-berita","category-kegiatan","category-sdgs_dan_inovasi","tag-accounting-department","tag-faculty-of-economics-and-business","tag-universitas-negeri-malang"],"_links":{"self":[{"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20287","targetHints":{"allow":["GET"]}}],"collection":[{"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts"}],"about":[{"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/types\/post"}],"author":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/users\/122"}],"replies":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/comments?post=20287"}],"version-history":[{"count":2,"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20287\/revisions"}],"predecessor-version":[{"id":20293,"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/posts\/20287\/revisions\/20293"}],"wp:featuredmedia":[{"embeddable":true,"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media\/20289"}],"wp:attachment":[{"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/media?parent=20287"}],"wp:term":[{"taxonomy":"category","embeddable":true,"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/categories?post=20287"},{"taxonomy":"post_tag","embeddable":true,"href":"https:\/\/feb.um.ac.id\/id\/wp-json\/wp\/v2\/tags?post=20287"}],"curies":[{"name":"wp","href":"https:\/\/api.w.org\/{rel}","templated":true}]}}