Malang – Jum’at (17/04) Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang menggelar Selebrasi Hari Bumi 2026. Kegiatan ini berlangsung di halaman Gedung D10 dan dihadiri oleh Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Dr. Heny Kusdiyanti, S.Pd., M.M. beserta Wakil Dekan I, II, dan III, civitas akademika dan tenaga kependidikan Fakultas Ekonomi dan Bisnis. Kegiatan ini menjadi bagian dari gerakan tahunan yang bertujuan meningkatkan kesadaran masyarakat kampus akan pentingnya menjaga kelestarian bumi.
Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Negeri Malang, Dr. Heny Kusdiyanti, S.Pd., M.M. menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya menjaga bumi sebagai tempat berpijak manusia.
“Bumi adalah tempat kita hidup. Jika tidak dirawat, akan terjadi ketimpangan yang dampaknya kembali kepada manusia itu sendiri. Karena itu, kegiatan hari ini merupakan bentuk nyata kepedulian kita terhadap bumi,” ujarnya.
Dr. Heny Kusdiyanti, S.Pd., M.M. juga menekankan pentingnya kesadaran kolektif dalam menjaga keseimbangan lingkungan sebagai bagian dari tanggung jawab bersama seluruh manusia. Hal ini disampaikan sebagai pengingat bahwa hubungan manusia dengan alam tidak dapat dipisahkan dan harus dijaga secara berkelanjutan.
“Bumi itu kalau tidak dirawat mengakibatkan adanya ketimpangan. Apabila manusianya sendiri tidak merawat bumi, efek jangka panjangnya akan kembali ke manusia itu sendiri. Maka dari itu, kita harus merawat, menjaga, dan melindungi bumi kita” tambahnya.
Sebagai bentuk kepedulian terhadap bumi, beragam kegiatan dilakukan dalam aksi ini. Mulai dari kerja bakti membersihkan area kampus, penanaman pohon, tanaman hias, dan penanaman bibit tanaman hidroponik. Terdapat lebih dari 150 tanaman disebar dan ditanam di lingkungan Fakultas Ekonomi dan Bisnis.
Selain itu, kegiatan ini juga menjadi pengingat bahwa peringatan Hari Bumi bukan sekadar seremonial tahunan, melainkan momentum untuk memperkuat komitmen dalam menjaga lingkungan. Melalui kegiatan ini, FEB UM berharap kesadaran lingkungan dapat terus tumbuh dan menjadi budaya yang berkelanjutan di lingkungan kampus maupun masyarakat luas.
Pewarta: Dwi Putri Salsabila – Mahasiswa S1 Bahasa dan Sastra Indonesia